Desa Tongke-Tongke

Kec. Sinjai Timur
Kab. Sinjai - Sulawesi Selatan

 

Info
Selamat datang di Website resmi Pemerintah Desa Tongke-Tongke Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Ini adalah ruang media informasi desa sebagai sarana komunikasi dan keterbukaan informasi publik. Jangan lupa selalu ikuti website dan media sosial kami untuk update informasi dalam penyelenggaran pemerintahan di Desa Tongke-Tongke. Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat, kritik dan saran selalu kami harapkan untuk desa yang lebih baik. -- selengkapnya... Dimulai dari diri sendiri, mari jadi pahlawan Indonesia dengan disiplip menjalakan protokol kesehatan, melakukan vaksinasi, bersatu padu memutus rantai penyebaran Covid-19, jaga diri jaga keluarga dan jaga bersama. #SehatItuHebat -- selengkapnya...

Artikel

Sejarah Desa

DARMANSYA

14 September 2021

747 Kali dibuka

Tersedia file lampiran PROFIL DESA TONGKETONGKE

Download

Secara  Historis Tahun 1920-an Balang Dg Maketti adalah seorang yang pertama membangun Kampung dan mendirikan saoraja di Cempae, beliau merupakan salah seorang keturunan  Minahan Dg Sutte, dia bersaudara sepupu dengan Arung Baringeng Mapa-pasang Dg Patappu, beliau juga yang pertama membuka lahan pertambakan di Cempae. Kata Tongke-Tongke kata Dasarnya adalah “Toke” Kata toke dipakai untuk panggilan pedagang Asal China yang tinggal di Cempae kerena terkenalnya Kampung Cempae sebagi tempat Singgahnya para toke maka orang sekitar lambat laun menyebut kampong Toke menjadi “Tongke-Tongke” yang tidak hanya dihuni warga asal China akan tetapi juga Suku Bugis. Karena letak geografis dan kondisi alamnya yang strategis sehingga tentara Jepang menjadikan Tongke-Tongke menjadi basis pertahanan terutama di daerah Bentengnge oleh tentara Jepang menjadikan pos pertahanan dan membentuk tentara HEIHO, kekalahan Jepang terhadap sekutu sehingga mengungsi ke manipi.

Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dibentuk bersamaan dengan pendaratan tentara dari Jawa di Cempae yang kemudian tinggal di Bentengnge tentara Jawa tersebut hanya beberapa bulan tinggal di Bentengnge kemudian melanjutkan perjalan ke Bone, Wajo dan Luwu. Tahun 1955-1959 terjadi pemberontakan DI/TII yang dipimpin Bang Jumali selama kurang lebih empat tahun masyarakat di intimidasi, rumah penduduk banyak yang dibakar, sebahagian masyarakat mengunsi ke daerah yang lebih aman. Selama pemberontakan DI/TII keamanan tidak menentu, antara kawan dan lawan tidak jelas, masyarakat saling curiga, beruntunglah gerombolan pimpinan Bang Jumali dapat di tumpas oleh masyarakat Pangasa atas bantuan TNI. Pada tahun 1955-an terjadi abrasi pantai kurang lebih 15 meter pertahun dan mengancam perkampungan serta seluruh tambak di sepanjang pantai Tongke-Tongke. Tahun 1960-1962 kondisi keamanan mulai membaik, sebagian masyarakat kembali ke Tongke-Tongke menata kampungnya setelah keamanan dianggap benar-benar pulih. Maka pemerintah membagi Tongke-Tongke menjadi dua Dusun yakni Dusun Tongke-Tongke dan Dusun maroanging. Perkembangan dan perubahan dari tahun ketahun mendorong pemerinatah untuk meningkatkan sumber daya manusia, sehingga Pada tahun 1970 pemerintah bersama masyarakat sepakat untuk mendirikan sekolah dasar.

Tahun 1970 Tongke-Tongke dilanda kemarau panjang, akibatnya masyarakat kekurangan pangan dan terpaksa makan ubi kayu dan sagu untuk mempertahankan hidupnya. Disisi lain kondisi gelombang pasang air semakin tinggi hingga mencapai 30-40 cm bahkan sampai dikolom rumah penduduk dan tahun 1980-an, abrasi pantai sangat luar biasa mengakibatkan rumah penduduk banyak yang terancam bahkan ada beberapa rumah yang harus dipindahkan untuk menghindari bencana. Karena kondisi pemukiman yang setiap tahunnya terancam abrasi maka muncul ide dari kepala lingkungan yang saat itu di jabat oleh H. Badaruddin (almarhum) bersama dengan beberapa tokoh masyarakat untuk melakukan penyelamatan pantai dengan cara mengumpul batu karang untuk dijadikan sebagai tanggul (talud). Batu karang tersebut di ambil dari Desa tetangga di sekitar pulau Sembilan, pengambilan batu karang di lakukan seminggu sekali usai sholat jumat. Pengumpulan batu karang tersebut dilakukan dengan penuh semangat demi menyelamatakan lingkungan mereka dari ancaman abrasi.

Warga Tongke-Tongke ketika itu belum tahu kalau mengumpulkan batu karang dapat merusak biota laut. Ternyata upaya penyelamatan dengan pembuatan tanggul tidak berhasil, maka dilakukanlah penanaman bakau pada tahun 1980-an oleh penduduk yang umumnya berada di pesisir. Inisiatif tersebut muncul karena upaya perlindungan dengan batu karang tidak berhasil dan melihat lingkungan tetangga yang tidak kena abrasi, terhalang bakau. Pengalaman tersebut telah mendorong penduduk Tongke-Tongke yang dimotori oleh H. Badaruddin sebgai kepala lingkungan bersama masyarakat bersepakat untuk melakukan penanaman bakau. Kegiatan penanaman bibit bakau ini berlangsung sampai tahun 1990, dan hasil penanaman tersebut tingkat pertumbuhanya cukup baik. Pada tahun 1991 terjadi musibah gempa bumi tektonik di pulau flores yang mengancam pemukiman penduduk, bencana tersebut tidak terlalu berdampak pada masyarakat Tongke-Tongke karena sebagaian rumah warga sudah terlindung oleh hutan bakau.

Perkembangan lainnya yaitu pengaspalan jalan poros samataring ke pemukiman pesisir Tongke-Tongke, keberhasilan lainya yang diterima masyarakat yaitu pengharagaan kalpataru yang diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia (H. M. Soeharto) pada tahun 1995 kepada bapak Muh. Tayyeb sebgai ketua kelompok ACI. Pada tahun 2002 sesuai Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 76 tahun 1999 tentang Pemerintah Desa maka Tongke-Tongke yang dulunya merupakan lingkungan dari kelurahan samataring saat itu dijadikan Desa persiapan dengan Kepala Desa sementara H. Alimuddin. Desa Tongke-Tongke terdiri dari 5 Dusun yakni, Dusun Babana yang merupakan ibukota Desa, Maronging, Baccara, Bentengnge dan Cempae. Kemudian pada tanggal 8 Februari 2003 menjadi Desa definitive setelah tanggal 8 -11 Februari tahun 2003 diadakan pemilihan kepala Desa dan memilih bapak Muh. Nasri Dg lanna sebagai kepala Desa pertama di Tongke-Tongke dan dilantik pada tanggal 21 maret 2003. 

Kepala Desa yang pernah memimpin di Desa Tongke-Tongke secara berturut-turut adalah :

NO

NAMA

JABATAN

TAHUN MENJABAT

STATUS

1

Muhammad Nasri 

Kepala Desa

2003 - 2008

Definitif

2

Adri Nur

Kepala Desa

2008 - 2010

Plt

3

H. Abdul Kadir

Kepala Desa

2010 - 2015

Definitif

4

Drs.Rusdi.M.Si

Kepala Desa

   2016

Plt

5

Sirajuddin

Kepala Desa

2017 - 2022

Definitif

Komentar yang terbit pada artikel "Sejarah Desa"

hije

23 September 2021 22:30:09

Mantap memang Tongke².

Form Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Kirim Komentar

Captha
Matematic

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

SIRAJUDDIN

AKBAR HIJRI

AKBAR HIJRI

Sekertaris Desa

IRSAN RAMLI

IRSAN RAMLI

Kaur Keuangan

SYAMSUL QAMAR

SYAMSUL QAMAR

Kaur Perencanaan

DARMANSYA

DARMANSYA

Kaur Tata Usaha dan Umum

RAFIKA

RAFIKA

Kasi Pemerintahan

ROSMINA BENTENG

ROSMINA BENTENG

Kasi Pelayanan

MARNI

MARNI

Kasi Kesejahteraan

AGUS SYAM

AGUS SYAM

Kadus Bentengnge

IRDAWATI

IRDAWATI

Kadus Maroanging

MUDATSIR

MUDATSIR

Kadus Baccara

ANWAR SADAT

ANWAR SADAT

Kadus Babana

BAHARUDDIN

BAHARUDDIN

Kadus Cempae

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Tongke-Tongke

Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan

Statistik Pengunjung

Hari ini:122
Kemarin:339
Total:53.962
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.192.52.167
Browser:Tidak ditemukan

Agenda

Belum ada agenda terdata

PEMBAGIAN BLT TAHAP 10

Waktu21 Oktober 2021 09:00:00
Tempatkantor desa tongke-tongke

Perubahan ke 2 APBDesa tahun 2021

Waktu21 Oktober 2021 13:30:00
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Seminar KKN UIN ANGKATAN 67

Waktu21 Oktober 2021 15:00:00
Tempatkantor desa tongke-tongke

Pelaksanaan Vaksin

Waktu02 November 2021 09:00:00
Tempatkantor desa tongke-tongke

Pelaksanaan Vaksin I & II

Waktu06 November 2021 08:00:02
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Pelaksanaan Vaksin I & II

Waktu27 November 2021 08:01:08
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Pelaksanaan Vaksin I & II

Waktu15 Desember 2021 08:13:30
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Pelaksanaan Vaksin I & II

Waktu07 Desember 2021 08:00:02
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Pelaksanaan Vaksin I & II

Waktu25 Desember 2021 08:09:38
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Digitalisasi Desa, Tranformasi Menuju Desa Cerdas"

Waktu19 Maret 2022 08:44:07
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Penyerahan Blt tahap mei dan juni tahun 2022

Waktu07 Juni 2022 20:19:59
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Pelayanan Akte Kelahiran dan Akte Kematian

Waktu09 Agustus 2022 16:06:49
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Pembagian BLT Juli - Agustus 2022

Waktu02 Agustus 2022 09:00:00
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

LPPD Akhir Masa Jabatan priode 2017-2022

Waktu11 Agustus 2022 09:09:45
TempatKantor Desa Tongke-Tongke

Sosialisai Desa Aman Covid

Waktu25 Agustus 2022 06:38:40
TempatAula Kantor Desa

Pelatihan Kader Posyandu

Waktu25 Agustus 2022 06:40:01
TempatAula Kantor Desa

Vaksinasi

Waktu29 Agustus 2022 08:00:00
TempatKantor desa

PEMBAGIAN BLT BBM

Waktu14 September 2022 09:00:00
TempatAula Kantor Desa

Penyaluran BLT Bln Desember

Waktu21 September 2022 13:15:15
TempatAula kantor Desa

Musrembang Desa

Waktu06 Oktober 2022 00:07:50
TempatKantor Desa

Media Sosial

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

whatsapp

Transparansi Anggaran

APBDes 2022 Pelaksanaan

PENDAPATAN

AnggaranRealisasi
Rp. 2,082,015,164Rp. 1,427,987,464

BELANJA

AnggaranRealisasi
Rp. 2,142,403,107Rp. 1,097,244,910

PEMBIAYAAN

AnggaranRealisasi
Rp. -70,267,385Rp. 10,000,000

APBDes 2022 Pendapatan

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp. 1,200,976,000Rp. 549,510,400

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp. 40,686,979Rp. 38,124,879

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp. 840,352,185Rp. 840,352,185

APBDes 2022 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

AnggaranRealisasi
Rp. 710,825,961Rp. 313,934,781

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

AnggaranRealisasi
Rp. 390,565,146Rp. 207,015,129

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN

AnggaranRealisasi
Rp. 33,592,000Rp. 3,575,000

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

AnggaranRealisasi
Rp. 316,220,000Rp. 111,920,000

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

AnggaranRealisasi
Rp. 691,200,000Rp. 460,800,000

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-5.15576954968151
Longitude:120.27508556875547

Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai - Sulawesi Selatan

Buka Peta

Wilayah Desa